Jangan Menyerah

Standard

Alhamdulillah..

Hari-hari yang harus dijalani dengan kata “Jangan menyerah”. Hari-hari dimana aku harus mendidik diriku sendiri agar tidak pantang menyerah..Alhamdulillah.

Refreshing,

Hampir seharian membuat website, tuk usaha pribadi kadang timbul perasaan bosan dan ingin menundanya lagi. But keep semangat. Karena ini juga kulakukan tuk masa depan , semoga lebih cerah dan indah.

Sering kali kuberpikir akan arti hidup didunia ini,  dan sempat juga ku berkata dalam hati, “Aku benci kehidupan yang membuatku lalai tuk mempersiapkan bekal menuju kehidupan abadi (kampung akhirat)”. Kadang merasa lemah, menjalani ini semua, namun alhamdulillah berkat semangat dari-Nya aku masih bisa bertahan hingga saat ini. Hari-hari yang kulalui dengan hal-hal buruk, alhamdulillah kini mulai membaik, memperbaiki diri tuk persiapan Ramadhan yang beberapa bulan lagi insyaallah akan datang.

Ingin rasanya membalas semua kelalaianku di Ramadhan tahun lalu, ramadhan yang seakan-akan lewat begitu saja. Aku ingin konsen Ramadhan kali ini. Mempersiapkan semuanya tuk bulan yang penuh berkah, bulan yang ku harap, aku bisa menjadi hamba-Nya yan sebenar-benarnya, bertaubat dari berbagai hal buruk yang masih ada pada diriku.

Menjadi seseorang yang mampu tersenyum dan mampu memberikan teladan yang baik, teladan seperti Rasulullah. Seseorang yang begitu indah akhlak perilakunya. Dialah Rasulullah Muhammad SAW.

Kilas balik perjalanan hidup satu tahun ini

Hari-hari yang penuh pelajaran, penuh hikmah yang harus diambil pelajaran, hari-hari yang penuh dengan permainan hati, cinta dan kedewasaan.

Sesuatu yang mungkin kita anggap kurang baik ternyata begitu bermanfaat bagi kita. Sesuatu yang jarang kita syukuri ternyata begitu bermakna bagi kehidupan kita…subhanallah.

sekilas kehidupan kantor

Astagfirullah, kumulai tulisan ini. Aku mohon ampun kepada-Nya Yang telah memberikan anugerah yang tiada terkira melalui hal yang tiada kusukai sebelumnya. Mohon ampun atas rasa tidak bersyukurku selama ini.

Kantorku, tempat aku mendapat berbagai pengalaman dan arti kedewasaan.

Mulanya aku adalah seorang tenaga lepas harian yang direncanakan ditempatkan sebagai teknisi perbaikan handphone yang mendapatkan gaji seadanya. Awalnya aku tidak ingin menerima tawaran ini, dan pada saat yang hampir bersamaan aku sedang tes kerja sebagai teknisi yang dipekerjakan di tengah laut, yang gajinya bisa 10 kali lipat dari yang ditawarkan kantorku ini. Namun aku teringat akan sholat Jum’at, bagaimana dengan sholat jum’atku jika dilingkungan yang jauh dari masjid? apakah ada masjid disana? bagaimana kehidupan rohaniku disana kelak? Pertanyaan ini menyentilku berulang kali. Lantas aku mulai lancarkan pertanyaan-pertanyaan kepada teman-temanku hingga keluargaku. Hal yang aku dapatkan dari mereka adalah susahnya sholat jumat di kehidupan tengah laut.

Saran mereka aku pertimbangkan dengan sebaik-baiknya. Jika memang keadaan darurat tidak mengapalah jika kuterima pekerjaan ini, namun keadaannya tidak darurat bagiu, masih ada kesempatan di tempat yang lain, yang lebih baik dan lebih nyaman tuk beribadah. Akhirnya dari dua pilihan pekerjaan tersebut aku memutuskan mundur dari tawaran yang kedua. Alhamdulillah aku memilih tawaran tuk menjadi teknisi handphone.

Seminggu di kantor

Hari pertama kerja, terasa begitu lama, kerjaku hanya “diam” saja…ah jadi males. Satu pekan itu kugunakan tuk beradaptasi dengan lingkungan kantor, alhamdulillah tidak ada hal yang mesti di khawatirkan, smuanya menerima kedatanganku dengan baik. Namun pekerjaan yang dijanjikan keadaku tak kunjung datang… akhirnya aku beranikan diri kepada atasanku tuk izin mengundurkan diri jika tidak ada pekerjaan yang tidak dapat aku lakukan, namun sambil aku terangkan kepada beliau tentang kemampuan2 ku yang lain yaitu sebagai “pembuat program komputer”.

Hari berikutnya, ada masalah di beberapa komputer kantor, tenyata virus menyerang…aku awalnya sedikit bingung tuk mengatasi masalah ini. Alhamdulillah dengan bantuan temanku yang sama-sama baru masuk aku sedikit banyak tahu tuk mengatasi “virus” itu. Alhamdulillah bertambah ilmuku..

bersambung..insyaallah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s